caca 🩷💚
11.1K posts
she/her | i spill my thoughts on medium👇
- orang suka bilang "secantik x aja diselingkuhin, apalagi aku?" membuktikan kalau orang melihat worth perempuan itu dari kecantikannya. cantik = worth to keep. jelek = not worth to keep. padahal his actions has nothing to do with your looks
- they're lacking emotional intelligence because they were raised to repress their emotions
- now what a 20 yo man is doing with a 15 yo girl 🤨
- "questioning is a part of strengthening the faith" when i pray, i ask difficult questions. kalau Tuhan against masturbasi, kenapa manusia punya lust? apakah korban KS boleh aborsi? and so on. karena aku berani nanya, aku dapat jawabannya, yang bikin aku makin yakin sama faith akuive been questioning this since years ago dan bukan krn mau nantangin agama, tapi karena yaaa PENASARAN AJA mang nape sikkkk kan questioning is a part of strengthening the faith tol
- Replying to @natazwaxmisalnya, selingkuh. bagaimana cewe dan cowo memproses rasa malu itu berbeda. ketika cowo merasa pasangannya melukai egonya, dia merasa malu, lalu marah, dan dia mencari jalan pintas untuk membesarkan egonya dengan selingkuh. secara logika dia paham dia nggak boleh selingkuh---
- ...memang cewe langsung ngerti gimana caranya memelihara relationship? kalo cewe bisa belajar, kenapa cowo ga bisa? gimana sih bingung ahKesimpulan aku. Setelah menikah 20 tahun lebih. Lakik tuh emang suka gak ngerti musti ngapain utk memelihara relationship. Jd kamu yg musti ngajarin. * Mas aku perlu diajak nge-date! * Mas mana bunga Valentine nya? * Mas kado ultah nanti yg itu! * kemudian dia shock * 🤣🤣🤣
- Replying to @natazwax---tapi karena emotional intelligence-nya rendah, dia nggak punya self awareness untuk intropeksi tentang egonya yang terusik. so yeah, they're "dumb", thanks to our patriarchal society.
- Replying to @natazwaxjadi ketika cowo malu, mereka cenderung externalize. tapi ketika cewe malu (karena pasangannya selingkuh, misalnya) mereka malah internalize. "aku kurang apa? aku salah apa?" kenapa begitu? karena society menggunakan rasa malu sebagai kontrol sosial, terutama kepada cewe.
- Replying to @lotuswhelvewell said! sekilas kelihatan harmless, padahal lebih banyak risikonya daripada manfaatnya






