KENAPA AKUN INSTAGRAM [KAMPUS] CANTIK/GANTENG BERMASALAH?
1. Objektifikasi seksual
Akar dari permasalahan ini adalah hegemon patriarki yang menjadikan perempuan menjadi objek dan komoditas. Kenapa aku menyorot kampus cantik (aja), simply karena akun yang pertama muncul memang—
lotus
34K posts
- anw, aku udah nonton ini sampe abis so lemme say something 1. Beberapa panelis di awal udah mempermasalahkan judul "susahnya jadi perempuan" karena menganggap tidak ada masalah apa2 yang perlu dipusingkan oleh perempuan. Mereka terlalu nyaman tinggal di gelembungnya sendiri.
00:00 - gue beberapa kali ngerjain research soal prostitusi, it is that COMPLEX. lo gak bisa generalisasi prostitusi sebagai pilihan ataupun opresi, kedua hal ini punya keterkaitan satu sama lain. lo gak bisa liat ini cuma lewat perspektif individual atau sistem aja, pakai keduanya.
- Replying to @lotuswhelveada admin akun ginian yg bilang "yang diupload di sini ya sesuai selera admin". LAH LU PIKIR LO SIAPE BIKIN KATALOG GINIAN? 3. Consent Sebelum isu consent naik, akun2 ini sering post foto tanpa izin pemilik atau izinnya belakangan setelah diprotes 🤡
- Replying to @lotuswhelvekhusus perempuan dan aku adalah perempuan. Aku tidak membenarkan akun kampus ganteng juga, karena esensinya sama2 bermasalah. 2. Toxic beauty standard Ngga perlu dijelasin, kalo lo stalk akunnya juga lo tau kalau yg diupload itu semua 'setipe' dan nggak representatif. Bahkan—
- Replying to @lotuswhelve4. "Kalau dah izin dan dapet consent gak masalah dong?". Nope, tetap bermasalah. Kalau kamu bercita2 masuk akun yang menjadikan kamu objek male gaze, kamu jelas bermasalah. Percayalah, exposure yg kamu dapat ngga sebanding dgn konsekuensi setelahnya. Keamanan kamu bisa terancam.
- Replying to @lotuswhelve5. Kontennya bagus untuk melatih kita mengontrol emosi dan tidak banting leptop tiap kali panelis2 itu ngomong (ril min)
- Replying to @lotuswhelve2. Hal yang paling mudah disadari adalah ketika Mbak Nana berbicara, banyak panelis yang berusaha memotong ucapannya berkali-kali. Mereka tidak memberikan kesempatan untuk Mbak Nana berbicara. Sementara ketika Rocky Gerung bersuara, semua orang diam dan mendengarkan.
- Replying to @lotuswhelve6. Bisnis gak bertanggung jawab Setelah followersnya banyak, akun ginian biasanya buka endorse yang untungnya udah jelas buat orang2 di balik layar dari akun tsb. Yah kasarnya, foto lo dijual buat bisnis gak jelas.
- Replying to @lotuswhelve5. Kekerasan Gender Berbasis Online Komentar2 thirsty itu cuma yang keliatan, dibaliknya, banyak orang yang dapet dm jahat dari orang2 sange gak jelas. More than that, foto yang diupload lebih riskan lagi untuk disalahgunakan krn penyebarannya gak bisa dikontrol.
- Replying to @lotuswhelve3. Mereka tidak menyadari bahwa mereka masih menganut budaya patriarki; mereka tidak sadar bahwa mereka masih berusaha membuat perempuan ada di bawah kontrol mereka.
- Replying to @lotuswhelve4. Mereka tdk memberikan pengetahuan teoritis krn bukan ranah mereka, pun ku rasa mereka sengaja dipilih u menunjukkan bahwa kesusahan yg dialami perempuan itu sering muncul karena orang2 seperti mereka alias mereka itu refleksi nyata terkait budaya patriarki di sekitar kita.
- Replying to @lotuswhelvemasih banyak anak masalah yang bisa muncul dari akun ginian. tadinya gue gak mau jelasin atau klarifikasi apa-apa. but the sudden fame gives me burden to take the responsibility to at least explain the purpose of the poster itself. may you guys have a good day 🖤


