Pinned
Jakarta.
12K posts
He a whirlwind of deep thoughts tangled in artistic rants, always seeking sense in chaos. Like an art to a flame, he's mesmerized by the allure of Eula. DNFWOC.
- Replying to @convomfNder, nggak boleh begitu, tolong.. Mereka diem di sosial media tapi hatinya bergemuruh dan tidak bisa apa-apa banyak. Bisa aja mereka nggak bicara atau upload krn kalau bicara ada keluarga yg gak bisa dinafkahi, ada pendidikan yg harus diselesaikan, ada kewajiban yg ditunaikan.
- Replying to @tanyakanrlWkwkwk padahal mabok alkohol bikin jujur daripada mabok sayap kanan religious isinya bohong semua. Kiri sama Kanan sama-sama brengsek kok cuma kanan lebih ketutup aja.
- Replying to @convomfSebenernya bukan frugal living kalau gue, tapi emang nggak punya duit.
- Replying to @tanyarlfesDi bukunya kan Genta nyesel ngajakin karena kurangnya persiapan dia merasa bersalah juga kenapa bukan gunung yg pemula dulu. Tapi, udah terlanjur yaudah dibuatlah begitu.
- Replying to @tanyakanrlInilah pentingnya bisa mengerjakan segala pekerjaan rumah sendiri jd barang pribadi gak disangkut pautin ama org lain. Mungkin jaketnya seberharga itu jadi mending hilang sekalian dr pada rusak. But, kalau sampe ngebakar dan bawa bensin lo buka pertamini kah? Atau jualan bensin?
- Replying to @tanyarlfesKak ini ceritanya kayak mimpi lagi demam. Pacaran, diputusin, promise ring (?), plusnya mana sih. Terus tiba-tiba ambeien?
- Replying to @convomfNormal tapi "banyak pengetahuan" itu wajar banget ngeliat lo ama dia terpaut jauh. Kek lo baru lahir dia udah belajar faktorisasi prima.
- Replying to @tanyakanrlNggak ada pekerjaan yang buruk buat gue karena semua ada porsinya masing-masing. Nggak ada kok anak agency yg derajatnya lebih tinggi dari pns, dan nggak ada juga pns yang lebih stabil dari anak agency. Intinya emang pada ranahnya masing-masing.
- Replying to @tanyarlfesTemen gue pendidikan bagus, keluarga kaya dan cemara, ustad pula dia merangkap, kerjaan bagus, tabungan bagus ternyata menyodomi anak-anak tetangga. Waras nggak?
- Replying to @tanyakanrlCmiiw. Kalau ngeliat dari turunnya hadist tersebut pada JAMAN itu lebih DIANJURKAN untuk dirumah melihat SITUASI dan KONDISI, namun jaman sudah berbeda sobat. Perempuan boleh kemasjid hal tersebut dikarenakan tidak adanya larangan dan tidak boleh melarang atau menghalanginya.
- Replying to @JakxartaJustru mempertanyakan "nggak takut di hisab" seakan kamu lebih baik dari mereka.. I am sorry, but i am really sad while i read this menfess..
- Replying to @tanyakanrlTemenku banyak dan mereka secara terbuka bilang, "aku tidak menemukan sisi aman dalam mengenakannya malah i got the things that's hurt me so bad with that" itu dari sudut pandang temenku, nder.

