日番谷 燐
5,597 posts
- Replying to @sefpurnaOur future might not be just what we’ve expected Although we’ve enjoyed every moment One day, you’ll understand So, don’t be afraid to make a mistake Stay just the way you are
- Replying to @sefpurna"Gambar saya ternyata terlalu bagus sampai tidak bisa ditebak …" Ucap Gregorius yang dibalas Rin dalam hati, 'ya memang'. Materi hari ini adalah International Confederation of Wizards Quidditch Committee yang baru pertama kali ia dengar.Replying to @ProfsDunford⠀ “Gambar saya ternyata terlalu bagus sampai tidak bisa ditebak …” bisik Greg. Ia terdiam sejenak sembari kembali menatap gambar yang ia buat, “… Hari ini kita akan membahas sedikit tentang International Confederation of Wizards Quidditch Committee.” ⠀
- Replying to @sefpurnaConmutocus Bibirnya bergerak melafalkan mantranya. Lelaki itu mengernyit. Pelafalan mantra hari ini agak sulit. "Merubah korek api menjadi jarum." Gumamnya membaca keterangan di bawahnya. Mungkin ia tidak akan memerlukannya, batinnya.Replying to @ProfsAcostaㅤ Tungkainya bergerak menyusuri barisan tengah kelas sambil terus menjelaskan, “Lalu ada Conmutocus atau bisa dikenal dengan Matchstick to Needle. Mantra ini merupakan mantra dasar yang sering dipelajari pada tahun ajaran pertama. Memiliki pelafalan kon-moo-TOH-kus.” ㅤ
- Replying to @sefpurnaLelaki itu menerima perkamen berisi catatan yang membuatnya senang karena tidak harus banyak mencatat. Amplifying charm atau sonorus adalah mantra untuk memperkuat suara. Pada manusia, ujung tongkat sihir diarahkan ke leher.Replying to @lastlighthazesang tuan kemudian berkeliling kelas guna bagikan perkamen berisi penjelasan (s.id/BC-SONORUS). “nah, boleh silakan baca sambil aku jelaskan, ya. amplifying charm atau sonorus ini adalah mantra yang digunakan untuk memperkuat suara.”
- @crxniumm @ascendioz @submergedsecret @ssumptuousx @aprazoIam @medalictone @cuddllie @alohokey @bbypinkkeu
- Replying to @ProfsAcostaContrita Specularma. Bukankah itu keren? Dan sepertinya juga berguna untuk pertahanan diri. 2025
- Replying to @sefpurnaGlass to sand shield. Kembali muncul sebuah mantra keren yang susah diingat dan dihafal. Ia familiar dengan nama mantra ini karena disebutkan dalam tugas sebelumnya, tapi tetap mengeluh susahnya pelafalannya. Rin ingin mencoba mantra ini.Replying to @ProfsAcostaㅤ “Contrita Specularma atau Glass to Sand Shield. Terdengar familiar, ya? Bagi yang mengerjakan tugas pengganti pekan lalu, pasti tau mantra ini. Seperti namanya, mantra ini memiliki efek untuk merubah kaca menjadi perisai pasir,” lanjut Fabio menjelaskan. ㅤ
- Replying to @sefpurnaProf Solnicki memberikan tugas yang bersifat opsional juga menutup materi kelas sore ini. "Terima kasih ma'am. Selamat sore." Rin membereskan catatan dan alat tulisnya.Replying to @ProfsAlyssa⠀ ⠀ ⠀ ⠀ Alyssa menepuk kedua tangannya dengan ringan, menarik perhatian seluruh murid. “Dan selesai sudah pertemuan kita sore ini. Seperti biasa, ada History of Magic Today yang bersifat tidak wajib untuk dikerjakan,” ujarnya masih dengan senyum hangat. “Terima kasih atas
- Replying to @sefpurnaSambil memperlihatkan gambar matahari dan objek yang mengitarinya, Miss Hecate bercerita. Tata surya itu dari awan gas dan debu padat antar bintang, kemudian awan ini runtuh karena supernova lalu terbentuklah nebula yang berputar.Replying to @ProfsHecate⠀“Keren nih fokusnya." Terkekeh. "Yesss. Walau kita sering bilang titik-titik bercahaya di langit malam adalah bintang, tapi nyatanya kita hanya punya satu bintang dan namanya adalah matahari.” terkekeh pelan. “Berikut adalah gambar matahari dan beberapa objek yang mengitarinya”
- Replying to @sefpurnaIn a life with no answers, it's easy to feel discouraged Don't give it up! Keep it up! Turn upside down! Even if you make a mistake It's not the end, so don't hesitate, move forward
- Replying to @sefpurnaPenting ketika tiba-tiba penanya hilang entah ke mana. "Adakah yang mau mencoba untuk mempraktikkan mantra ini?" Rin menggeleng. Menulis saja ia banyak salah, kelas ia tidak akan mendapat faktor penting dalam kelas mantra, konsentrasi.Replying to @ProfsAcostaㅤ Dalam hitungan sekon, garpu berwarna perak itu berubah menjadi sebuah quill dengan bulu berwarna biru tua. “Mudah, bukan?” tanya Fabio. “Sekarang, adakah yang mau mencoba untuk mempraktikkan mantra ini? Angkat tangannya.” ㅤ
- Replying to @sefpurnaMereka mendekati rumah dan sampai di depan rumah. Ketika Prof Jeremius mencoba membuka pintu, barulah mereka sadar kalau pintunya dikunci. Beberapa menyarankan agar mereka mencari kunci di kebun, mereka berpencar dan memulai pencarian.
















