[Klarifikasi dan Permintaan Maaf]
Selamat malam semuanya, perkenalkan saya Jonathan Wijaya. Saya adalah orang dibalik akun X dan Telegram Shera.
Saya menegaskan bahwa orang yang wajahnya saya post TIDAK PERNAH menjadi produsen konten dewasa.
Ah, my family said "Kalau misalnya orang lain kaya dan kamu tidak, berarti ada yang salah denganmu. Karena orang bisa kerja cerdas, tapi kamu tidak. Tidak perlu marah ke orang kaya, jadikan relasimu, itu yang benar. Pelajari gimana caranya mereka kaya."
Let me make it clear (again). Well, it's okay, semua orang pernah bikin kesalahan, termasuk aku.
Aku akan mulai dari kronologi, disini aku akan ceritain POV dari aku sendiri.
Kita bawa ini ke sekolahan deh, kira kira adil ga kalau ada anak yang belajar mati matian kalah nilai sama anak yang pure genius? Menurutku, adil aja. Hal yang sama berlaku disini, my dear. Beberapa orang terlahir dari keluarga kaya dan beberapa orang bahkan tak punya uang makan.
Kesenjangan ekonomi di Indonesia sangat tinggi hingga beberapa orang menjual dirinya demi uang, dan beberapa orang membelinya karena punya uang. Tapi salty ke orang hanya karena mereka kaya doesn't make any sense at all😔
Kemiskinan struktural ada karena orang di dalamnya ga bisa keluar dari lingkaran kemiskinan itu. Duit ga banyak, sok sokan bikin anak yang banyak. Banyak anak banyak rezeki katanya, terus anaknya dikasih pendidikan seadanya, makanan seadanya. Pantes sampah masyarakatnya banyak.
Jungler/roamer here, sebenarnya bukan ga boleh, tapi kalau bisa dikasih ke gold/jung ajaa biar merekanya lebih cepet kaya. Kalau mereka cepet kaya otomatis mereka jadi lebih unggul gold jadinya gampang laning dan bakal berdampak ke teamfight kedepannya juga.