𝐓𝐫𝐚𝐠𝐞𝐝𝐢 𝐊𝐚𝐧𝐣𝐮𝐫𝐮𝐡𝐚𝐧
Di atas altar Kanjuruhan Menjadi saksi kebengisan Ratusan nyawa yang meregang Akibat kepongahan sang tiran
Di tengah permadani hijau yang membentang Nyanyian suka berganti rupa Dihujani gas air mata Menjadikan bola seharga nyawa
Mengutip salah satu line One Piece pada arc Winter Island yang diucapkan oleh Dr. Hiriluk, "Kapan seorang manusia mati? Apakah ditembak dengan peluru tepat di dadanya? Bukan. Manusia mati saat mereka dilupakan orang lain",
Innalillahi wa innailillaihi rojiun. Telah berpulang nawak kita an. Farzah Dwi Kurniawan, mahasiswa jurusan Teknik Sipil yang dirawat di RSSA.
Mugi husnul khotimah, Nawak. Al-Fatihah.
135, Min! @AremafcOfficial#UsutTuntas#UsutTuntasTragediKanjuruhan
Dalam keterangannya, Kapolri, Listyo Sigit, menemukan indikasi pelanggaran oleh perangkat pertandingan.
"Dalam waktu dekat saya perintahkan kepada satgas anti mafia bola melakukan pendalaman dan penyelidikan"
#SkorLive#BreakingSkor
Ttttttttapi kan, polisi waktu di Kanjuruhan juga kejam kepada rakyat sipil? U kira yang meninggal di Kanjuruhan bukan manusia dan gak punya keluarga yang menanti di rumah? 🫨
Janganlah kehilangan rasa kemanusiaan, krn jika mati, tdk akan kembali rasa itu. aparat penegak hukum juga manusia, mrk juga pny keluarga yg menanti dirumah.
😔
"Begitu banyak orang baik yang telah berkontribusi mengembalikan kejayaan klub ini dan saya pikir itu bisa dibilang tentang menyusun rencana, tetap di jalurnya, dan seperti kata The Beatles, 'itu jalan yang panjang dan berliku (it's a long and winding road)',"
#AREMA