user avatar
谦 Iwan Pranoto
@iwanpranoto
Universe
Joined May 2009
  • user avatar
    "40.36% guru setuju bahwa seluruh ilmu pengetahuan sudah ada dalam Alquran sehingga Muslim tidak perlu tidak perlu mempelajari ilmu pengetahuan yang bersumber dari Barat."
  • user avatar
    Simplistic or oversimplified explanations are easy to sell.
  • user avatar
    Paradoks #1 dalam Pendidikan Vokasi: Biayanya tinggi, peminatnya rendah.
  • user avatar
    Kalau ada cara selain PJJ untuk layanan pendidikan yang aman, ya sampaikan. Teknologi belajar itu bukan pilihan, tetapi keharusan. Yang dijeluhkan, seperti absen lalu tidur, kan itu tanda budaya belajar yang tak dimiliki. Di benaknya, guru itu untuk memaksa belajar.
  • user avatar
    Romo Magnis bercanda. Kalimat akhir kita amini.
  • user avatar
    Aku mengikuti Gus Dur, membuka bicara dengan Selamat Pagi, Selamat Siang, atau Selamat Petang. Itu sudah sangat spiritual dan sangat Indonesia, menurutku.
    MUI Jatim mengimbau umat Islam untuk menghindari mengucapkan salam pembuka semua agama dalam sambutan di acara resmi. Sebab, hal tersebut merupakan bagian bentuk dari bid'ah. #TopNews bit.ly/2WWdOyJ
    00:00
  • user avatar
    Tenun Kebangsaan yang Sudah Terkoyak - Saat duduk bersebelahan di bus TransJakarta 'harus seagama'
  • user avatar
    Masalah besar masyarakat ini kesulitan mengajukan pertanyaan saat seminar. Waktu diberi kesempatan bertanya, malah pidato.
  • user avatar
    Replying to @TirtoID
    Kalau ngentut Orang Amerika: "Excuse me." Orang Inggris: "Pardon me." Orang Canada: "Forgive me." +62: "Not me." #JokeLawas
  • user avatar
    “How many times have we witnessed the scandal of those who go to church and spend all day there or attend every day, and later go on hating others or speaking ill of people. This is a scandal,” the Argentine pontiff said. lifesitenews.com/news/pope-fran…
  • user avatar
    Why Religious Tolerance Won in Indonesia but Lost in India foreignaffairs.com/articles/india… via @ForeignAffairs
  • user avatar
  • user avatar
    In Indonesia, 18% of students attained at least Level 2 proficiency in mathematics, significantly less than on average across OECD countries (OECD average: 69%). #PISA2022 #Indonesia
  • user avatar
    Masalahnya berawal dari pendefinisian muda berdasar angka usia, bukan pemikiran.