Berkaca dr lingkungan gw yg banyak kost-an, adanya gay di lingkungan kost-an ini amat sangat bahaya. Mereka suka melecehkan, suka bikin keributan dan jorok. Semua orang dianggapnya gay juga dan layak dy flirting. Memang gangguan kejiwaan orang² lhdtv+ ini.
Gw punya story yg dark soal ini. Soal istri shalihat yg selembut sutra, setegar karang dan tabahnya ga kira2 punya suami homo kek gini. Sampe suaminya kena HIV dan nularin istrinya, istrinya ttp sabar ngerawat sampe mati itu suami bangsat. Ngakunya pergi kajian tp pesta sex homo.
Udah gw cari tau ternyata bukan diputus semata karena ga jadi aleg. Tapi boncos jg bos, menanggung beratnya pembayaran air ini, harusnya kan pemerintah setempat tapi bliau yg bangun+bayarkan. Jd caleg biar nanti ada jalan lwt legislatif tp masyarakatnya ga punya pikiran panjang.
Judul berita ini dapat menimbulkan kesalahpahaman, pemutusan saluran air bukan disebabkan oleh kegagalan dalam pemilihan namun pihak yang bersangkutan tidak bisa lagi membiayai selisih biaya saluran air. Selain itu pemutusan saluran air ini hanya bersifat sementara.
Sumber:
m.kumparan.com/kumparannews/2…
1. Ga semua orang Arab agamanya islam
2. Mesir bukan Arab, tapi Afrika
3. Islam sesuai Al-Quran dan hadits. Bukan berdasarkan orang arab.
4. U orang goblog.
Ini kan penyakit u cari sendiri, ga kaya mahasiswa unj tempo hari yg emg terpaksa karena diturunkan dr ortunya. Gw menolak sih uang pajak gw untuk bayarin ARV org² yg suka seks bebas dan sesama jenis spt ini.
Kita hidup di jaman ketika orang2 semangat melaksanakan dangdutan, rokokan, dan moshing ikuikuikuiku, tetapi malah menghina hal yang dicontohkan Rasulullah. Lalu dengan pedenya merasa sudah paling benar berislam, mentang2 ormasnya banyak pengikutnya. (BgItqon)
DEMI ALLAH. Gak akan pernah lupa dunia dan akhirat AHOK TERANG-TERANGAN MAU BUNUH DEMONSTRAN. ANJEEEEEEENG mang si mulut jamban pemecah belah ini. Sialan risingnya jokohok di 2012. Dahal buzzerp dari jasmev. Anjeeeerrrr
Ngeyel banget, Islam ga mengenal patriarki dan matriarki. Semua punya tugasnya masing-masing secara seimbang dalam keluarga. Seorang suami, seorang istri, seorang anak, apapun status dalam rumahtangga, punya tugas masing-masing dan saling melengkapi.