Apa tidak takut menikmati masa tua dengan kiriman doa-doa orang yang kamu zalimi? Menghabiskan sisa usiamu nanti diisi dengan dosa-dosa dari orang-orang yang kamu khianati. Semoga usiamu panjang untuk menanggung balas atas semua yang kamu perbuat dengan curang.
Pren, tetap hidup ya. Jangan maksa curi start buat mati. Mati pasti datang. Derita hidup mah dilalui aja. Ada Twitter kok tempat ngeluh. Bikin akun anon aja buat maki-maki.
Semakin dewasa semakin kamu sadar bahwa diprioritaskan oleh seseorang itu bukan dikabari 24 jam setiap hari, tapi dikabari saat kapan harus dikabari. Sebab hidup bukan cuma soal bicara denganmu, tapi juga bertarung waktu; menjaring uang dan membangun ruang untuk ditempati bersama
Setiap ada ulama berpulang, yang harus kita kasihani adalah diri kita sendiri. Beliau sudah melakukan banyak sekali hal-hal baik semasa hidup, sementara kita belum. Banyak tabungan yang beliau bawa, sementara kita mungkin saja masih hampa.
Berisik di medsos itu ngaruh. Turun ke jalan ngaruh. Bikin lagu ngaruh. Bikin lukisan ngaruh. Bikin tulisan ngaruh. Nggak ada yang sia-sia. Selama itu dilakukan dengan konsisten dan terus menjalar makin besar gelombangnya. Jangan saling mengecilkan. Hal-hal kecil berdampak besar.