user avatar
Bergas
@bergasss
Father of @theflankerID. Also words for @AnalyticsFC, @TheTransferFlow, @TotalAnalysis, @BetweenThePosts. Mostly writing about #fcsp. Tweets in 🇬🇧 or 🇮🇩
Hamburg, Germany
Joined August 2009
Posts
  • Pinned
    user avatar
    DIAGONALITY: REVOLUTIONARY or OVERSOLD? No, I’m not against the concept; I’m actually an admirer. However, having watched St. Pauli vs. Frankfurt last weekend, I felt that the internet analysis was somewhat exaggerated. I’m going to explain why here. #FCSP #SGE THREAD 🧵
  • user avatar
    Saya suka proses gol tadi, karena: 1. Marselino menunjukkan kedewasaan dalam mengambil keputusan: Ia sabar memberi umpan, pintar bergerak ke ruang kosong 2. Ragnar jeli liat rekan yang kosong 3. Gerakan Rafael & Sandy bantu push garis pertahanan saudi, ciptakan ruang. KOLEKTIF
  • user avatar
    Dear P. Kluivert, it’s okay if your team has that space in front of your defensive line*. Just make sure your first pressing unit works. Actually, in the 1st half, you aren't. The space between players was too big, inconsistent man-to-man, & they seemed confused when to jump.
  • user avatar
    Mempertanyakan keputusan STY untuk membuat Hilgers main melebar (seperti full-back) saat build-up. Oke, ini salah satu cara progres karena tengah dikunci China. Tapi ini juga berisiko. Gol kedua China lahir karena Hilgers udah terlanjur melebar & terlambat tutup ruang. 1/3
  • user avatar
    Situasi sebelum 2 gol Jepang tercipta 👇🏻 Japan loves that space between the lines soooo f much. And it doesn’t even bother us (why?!). I told y’all! [kerna pandit-pandit favoritmu mungkin hanya bisa nyebar trivia atau jadi buzzer pemerentah, saya kasih deh info yg beginian 👇🏻]
    Jepang kelihatan pengin sering terima bola di ruang antarlini tengah & belakang Indonesia. Beberapa kali mereka dapat peluang dari situasi itu. Yang menarik (& bikin saya khawatir) respons STY: Ngebiarin CB (Ridho) lompat untuk man-marking pemain Jepang yang turun ke celah itu.
  • user avatar
    Jadi gini. Secara general Madrid bertahan (OOP) pakai pola 4-4-2 sejak babak pertama. Lihat susunannya: Vini-Rodrygo di depan, Fede-Camavinga-Kroos-Bellingham di layer kedua. Ini sebenarnya menarik karena saat in-possession, Jude acap beroperasi di tengah sebagai AM. 1/10
  • user avatar
    Bikin narasi soal Maguire emang enak, ngasih engagement banyak. Namun, kalo mau adil: Aksi Maguire itu nggak salah. Dia marking supaya Yaremchuk ada di posisi nggak nyaman buat nembak—karena Yaremchuk bisa jadi target. Justru Walker & Maddison-Rice yang bisa ditunjuk duluan.
    Maguire punya andil dari terciptanya gol Ukraina. Entah kesalahan kalkulasi atau kebiasaan gampang ketarik sama lawan bikin Maguire numpuk sm Guehi. Alhasil ngasih lubang cukup besar paling ga buat ngasih 2 pemain Ukraina ruang tembak yg nyaman. Bukan jelek. Tapi emang gitu sih.
    00:00
  • user avatar
    Australia nggak spesial mainnya, tapi mereka bisa konsisten bikin peluang & pampat serangan Indonesia karena, simpel, punya struktur & sense untuk unggul jumlah. Ini >>> Timnas. - Pemain overload build-up Indonesia, - On-possession, pemain konsisten isi seluruh koridor lapangan
  • user avatar
    Dewangga ini kalau bisa main di luar jugalah. Visinya bagus, "football IQ"-nya di atas rata-rata pemain Indonesia. Nggak heran bisa jadi kuncian STY.
  • user avatar
    Attacking aside, 3 pemain terdepan Timnas juga tampil bagus dalam fase out-of-possession. Bikin Saudi nggak nyaman main lewat tengah. Selalu marking, cover. Pivotnya Saudi (no. 16) akurasi umpan <80%, padahal vs Australia sampe 80%. Ditarik cepat. Pemain no.6 juga tampil buruk.
  • user avatar
    01 : Arsenal Promising, strateginya dipuji banyak orang, tapi poin tak bisa mendekati juara. 02: City Logistik melimpah—tapi bau anyir. Didukung tokoh besar negara. Problematik. Menangan. 03: United Nama besar, trek rekor oke, tapi tak memberikan perlawanan di perebutan gelar.
  • user avatar
    Gini, kesalahan Alonso tadi (yang ia juga akui) adalah terlalu banyak umpan di zona/fase pertama build-up Leverkusen. Terlalu banyak pemain juga. Situasi ini bikin banyak pemain Atalanta berada di area lapangan Leverkusen, nge-press, dan mempermudah mereka nyerang balik. 1/8
  • user avatar
    Soal ide taktik, Timnas bisa imbangin Australia. Lantas yang membedakan adalah soal pengambilan keputusan pemain. Attack/defense. Di mana pengambilan keputusan pemain ditempa? Di latihan, di kompetisi yang bagus. Pengalaman akan mematangkan itu semua.
  • user avatar
    Daripada ngenyek terus, gini aja: - Situ bikin analisis komprehensif soal kenapa Cunha layak dihargai £60+ juta. Sering eye-test Cunha kan? Nah, sebaliknya: - Saya akan bikin analisis komprehensif soal kenapa £60+ juta itu overpriced. Analisis dibalas analisis. Gimana?
    Replying to @mrdzputra and @ManUtd
    Nanti diomongin "overpay" lagiiii looh, Kaa