Seperti yang udah aku janjikan di tweet sebelumnya, aku ingin coba menuliskan sebuah kisah yang didapat dari seorang ojek online yang kebetulan saat itu singgah di sebuah warung kopi karena hujan yang begitu deras, dan kebetulan juga saat itu aku sedang menunggu untuk…
Hanya ada tiga orang didalam warung kopi ini. Aku, bapak-bapak yang sedang menonton acara telivisi dan memegang sebatang rokok, dan tentu saja pemilik warungnya, seorang bapak-bapak yang usianya sudah tidak muda lagi.
Hujan turun begitu deras sore itu, sedangkan aku masih ada kelas terakhir yang wajib untuk dihadiri karena absen yang sudah lumayan menumpuk, kondisi warung kopi cukup sepi, karena bukan salah satu tempat favorite untuk nongkrong anak-anak mahasiswa, dan karena itu lah…
"Wah pasti bisa lah pak, yakin saya" Sekali lagi jawabku dengan kaku, bukan karena tidak ingin mengobrol, tapi aku masih sibuk mencari titipan absen kesana kemari, dan hujan pun sungguh tidak berperi kehujanan, benar-benar tidak menurunkan intensitasnya sedikitpun.
Waktu sudah menunjukkan pukul empat kurang lima belas menit, sedangkan kelas harus dimulai pukul empat, tapi tidak kunjung datang tanda-tanda hujan akan reda dalam waktu cepat, hal terakhir yang harus dilakukan adalah menghubungi teman-teman yang sudah berada dikampus…
Tidak ada obrolan diantara kami, ditambah lagi hujan deras yang jatuh diatap warung kopi ini cukup berisik, aku hanya duduk terdiam disalah satu kursi dibagian depan (diluar dari warung, tapi masih terdapat atap diatasnya) menatap hujan sembari sesekali meng-cek grup kelas…
"wahh kalo cerita nya seru saya siap dengerin pak haha cerita apa dulu nih pak? jangan2 cerita..." Aku sedikit tersenyum nakal, kalian tahu lah apa yang aku pikirkan.