Pinned
東野、KOU
5,304 posts
HIGASHINO KOU: 息をし続けて、そして呼吸し続けて。
- Replying to @Sreijaku14. @OfBlazingly. 15. Pelukis. 16. Terima kasih, @thegoodsweb @IGNISPIRE. Pokoknya, sayang. Banyak-banyak. 17. @shuuganai, @IGNISPIRE, @thegoodsweb. 18. 19. Lebih ke merasa bersalah ke diri sendiri, memaksakan sesuatu yang sebenarnya gak perlu dilakukan.
- Replying to @Sreijakuㅤ “Ternyata selain di Charm, ada di Potion juga,” dia kembali membaca tulisan yang tertulis di papan tulis. Kemudian lanjut mendengarkan penjelasan dari Profesor Delacour. Sesekali pandangannya menyapu ke sekitarnya. x.com/ProfsDelacour/… ㅤReplying to @ProfsDelacourㅤ “Iya, pembuat ramuan harus memahami Bahan Ramuan dan Efek Ramuan yang akan ia buat serta Rune yang akan digunakan. Karena jika tidak tepat, ramuan yang dihasilkan akan berkurang efeknya,” ujarnya lagi menjelaskan. ㅤ
- Replying to @VVlLLOWSelamat ulang tahun! Semoga di usiamu yang baru ini, kamu selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan kesuksesan. Semoga harimu penuh kejutan indah, dan semua yang kamu inginkan bisa tercapai. Amin.
- Replying to @overcountsㅤ Kou gathered his courage to begin practicing the spell. He searched for a target, a table, perhaps? Or a chair? His choice finally landed on the chair. Steeling himself with confidence, he focused all his concentration. With a flick of his wand, ... ㅤ
- Replying to @Sreijakuㅤ “Semoga kamu bisa tetap tumbuh dan melihat matahari, dunia tidak seburuk itu, kok,” selesai sudah bercocok tanam itu. Aku memberi afirmasi-afirmasi baik kepada jahe, agar dia tidak takut tumbuh menjadi tunas. @herbojourner ㅤ
- Replying to @Sreijaku12. Halo, (y/n). Semoga kamu sehat-sehat terus, jangan suka masuk angin. Jangan lupa makan, kalau mau disuapin, saya siap, ngomong aja. Semoga hari-hari kamu selalu dipenuhi dengan kebahagiaanmu dan hal-hal yang baik. Kalau ada yang nakal, cerita, ya. @...
- Replying to @lastlighthaze @lastlightrise and @lastlightfallLucu banget. Masa mau toxic relationship mulu. Emang lagi tren, ya.
- ALTERAM.⠀ “Siapa nih, misterius banget?” awalnya begitu. Tapi waktu kita ngobrol, terus kamu ngasih tahu kalau nama kita hampir sama, iseng nawarin jadi kembaran. Beneran iseng, gak berharap dikabulkan. Aku pernah mikir, “paling gak awet ini,” ternyata?










