Per hari ini Jumat, 27 Februari 2026, kepengurusan BEM FIA UI 2026 telah resmi dilantik oleh Dekan FIA UI.
Sudah saatnya Kabinet Palapa Mahameru mengudara untuk #JadiLebihBaik
Mantapkan Hati, Melangkah Pasti
[IKM FIA UI TOLAK INTERVENSI!]
Sudah saatnya IKM FIA UI merapatkan barisan dan menunjukkan sikap tegas melawan kezaliman. Kita harus siap menghadapi dinamika yang mencoreng nama FIA UI di media sosial dan mempertahankan hak-hak mahasiswa.
#IKMFIAUITolakIntervensi
Puncak kemarahan IKM UI bermula dari intervensi Rektor dan Dirmawa dalam Pemira UI 2024. Mereka menjegal putusan Mahkamah Mahasiswa (MM UI) dan secara sepihak melantik Ketua serta Wakil Ketua BEM UI 2025 dalam acara tertutup.
Aku paham betul bagaimana ini terjadi, berawal dari saudara naufal jabarullah yang meminta faridz untuk berbincang secara pribadi tanpa ada orang lain, yang mana akar pembahasan tersebut perihal HMI, maka dari itu tentunya konteks ini berada dalam lingkup HMI FIA tersebut.
Sebagai bentuk perlawanan, saya mengajak seluruh IKM FIA UI yang menolak intervensi ini untuk mengisi petisi pada tautan berikut. Ini bukan hanya soal satu fakultas, tetapi tentang otonomi mahasiswa yang harus kita perjuangkan.
bit.ly/FIAUITolakInte…
Usut punya usut, hal ini terjadi karena kesamaan latar belakang HMI antara Rektor dan HMI gerbong Riansya sebagai pengusung paslon 03 BEM UI. Tentunya, Auladi Sabiq sebagai Ketum HMI FT UI 2024 memanfaatkan hubungan ini untuk memenangkan kepentingan gerbongnya.
Singkatnya, ormek utama di UI terdiri dari HMI, GMNI, PMII, dan IMM. Perlu digarisbawahi, saya tidak pernah menyalahkan ormek manapun karena saya yakin pada dasarnya pergerakan mereka adalah untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa.
Berbagai dinamika yang diciptakan oleh HMI FIA UI sudah saya rangkum dalam kajian infografis di Instagram pribadi. Saya tidak pernah menggunakan akun anonim untuk beropini di publik seperti apa yang dilakukan oleh pecundang Naufal beserta antek-anteknya.
Pertama, teman-teman IKM UI perlu ketahui bahwa setiap dinamika politik kampus di UI tidak bisa dilepaskan dari permainan layar belakang Organisasi Mahasiswa Ekstra Kampus (Ormek).
Tiba-tiba semalam ada yang mengirim pesan penuh afeksi. Alhamdulillah, aku yakin bahwa dalam setiap perjuangan kebaikan, selalu ada dukungan dari belakang. Nafas itu masih berhembus pelan, senyap, dan bersembunyi di balik keburukan yang dibiasakan hingga menjadi budaya.
Mengapa pelantikan dilakukan tertutup? Mengapa tidak dilakukan secara terbuka kepada IKM UI? Bukankah seharusnya mereka bersumpah dihadapan IKM UI? Lalu, siapa yang diundang? Hanya timses dan simpatisan 03?
Disini teman-teman IKM UI dapat melihat mastermind dari paslon 03 BEM UI, Naufal Jabbarullah (Ketua Umum HMI FIA UI 2024), terlihat hadir dalam pelantikan tersebut. Dalam kapasitas apa dia diundang?