user avatar
๐Ÿค”๐Ÿ”ซ
@Eduardlazarus
I walked into the room and was made sick by the room.
Jakarta
Joined January 2011
  • Pinned
    user avatar
    *tired complaining voice* but there's no hill to die on
  • user avatar
    Buat yang gak pernah ngerasain gas air mata: setiap tarikan nafas rasanya kayak snorting bon cabe langsung dari botol. Dinding paru-paru dan saluran pernafasan lo dilumurin zat capcaisin. Rasa sakitnya cukup buat bikin pingsan.
  • user avatar
    Setidaknya sy mau makasih sm bu Puan generous banget ngasih stok foto untuk hal. 85 buku mapel sejarah SMA tahun 2057 (sub-bab awal mula Orde Kegelapan)
    Happy birthday, dearest Didit โ€ฆ All the bestโ€ฆ ๐Ÿ˜‡๐Ÿค— #PuanMaharani
  • user avatar
    Guy speaks flawless Bahasa in the most discernable French accent possible explaining one of the greatest remaining mysteries of the Pleistocene
    ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ[Ep18] KENAPA tidak ada HARIMAU di KALIMANTAN ?
    00:00
  • user avatar
    Aksi hari ini beda. Teman-teman lapangan jauh lebih well-equipped, lebih organized, plus yang paling penting: dikit banget yang bawa atribut kampus. Ini juga kali pertama aksi terus lanjut habis RUU ketok palu sejak 2019. Kita udah gak kesangkut di berantem policy lagi. Hats off.
  • user avatar
    Replying to @Eduardlazarus
    So yeah, nembakin gas air mata di ruang tertutup itu kekerasan gak main-main. You're basically consigning people to be tortured with no way out.
  • user avatar
    I agree. No one should be dead. Makanya institusinya harus dirombak total. What the fuck would you expect in putting kids in uniforms, teaching them nothing but violence and obedience, then deploying them to life-or-death situations? Someone is bound to get killed.
  • user avatar
    Replying to @Eduardlazarus
    Sekarang bayangin 5000 orang menderita kayak gini di saat bersamaan. Orang-orang saling sikut di lorong keluar stadion yang cuma muat lima orang dijejer horizontal, nggak bisa mikir apa-apa lagi selain merintahin tubuh buat cari jalan keluar.
  • user avatar
    Replying to @Eduardlazarus
    Mata kamu ketutup karena kalau dibuka rasanya kayak meleleh, dan ini berarti kamu gak bakal tahu yang kamu injak itu lantai atau muka orang.
  • user avatar
    Banyak banget takeaway dari 4 jam ikut aksi depan DPR hari ini. Tapi temuan yang paling kengiang-ngiang adalah: budaya aksi massa mahasiswa kita inherently patriarkis.
  • user avatar
    Sepanjang gelombang kedua, banyak wartawan mendaku "turun langsung" dengan lurking di fasilitas kesehatan. Ini saja tentu sudah riskan, tapi banyak dari urban poor yang meninggal tanpa sempat melaporkan diri. Buat saya, ini reportase terbaik, by a mile:
  • user avatar
    Rusuh nyelesain disertasi waktu topik disertasinya mendadak unfolding di depan mata. Well at least it has a sick cover now.
  • user avatar
    The fact that you can still see Gojek on videotrons in Indonesia 2120 (which turns out to be an Anarcho-Capitalist, cyberpunk society rife with vigilantism) actually suggests that Gojek is the said evil company in charge.
  • user avatar
    Mengapa orang Papua marah? Memangnya ada masalah apa di Papua Barat? Tulisan (singkat) ini lumayan bagus jadi pengantar: newnaratif.com/journalism/penโ€ฆ