Nongkrong dan WFC di Latar Solo Coffee: Akhirnya Bekerja Jadi Menyenangkan!
Pernah nggak sih kalian merasa jenuh dengan empat dinding kantor yang itu-itu saja? Saya dan teman-teman rekan kerja akhirnya memutuskan untuk keluar. Bosan! Kami ingin suasana baru, tempat yang adem, dan pastinya bisa tetap produktif. Maka jadilah kami Work From Cafe (WFC) di Latar Solo Coffee. Baca entri selengkapnya »
Tidak Usah Jauh-Jauh ke Banyuwangi, di Solo Ada Sambel Tempong Resto!
Pagi itu, saya dan istri memutuskan untuk memulai akhir pekan dengan joging di Stadion Manahan Solo. Udara segar, langit cerah, dan lintasan yang ramai membuat semangat kami menggebu. Habis putaran kelima, keringat bercucuran, perut mulai keroncongan. Saatnya pulang dan menjemput anak perempuan kami yang baru selesai les. Baca entri selengkapnya »
Makan Sore di Soto Sore Legendaris di Jaten Bersama Para Santri Al Mahir
Setelah seharian ber-rihlah di Sendang Lawu, Karanganyar, badan kami terasa pegal tapi hati penuh berkah. Perjalanan dari telaga suci itu menuju Jaten terasa ringan karena di dalam bus sudah tercium bayangan nikmatnya semangkuk soto hangat. Baca entri selengkapnya »
Dapoer Solo Joglo: Ketika Rasa Jawa Merayu di Tengah Hamparan Sawah
Akhir pekan lalu, saya dan istri memutuskan untuk mencari pengalaman bersantap yang berbeda. Kami mendengar kabar gembira dari teman: ada rumah makan baru di Karanganyar yang mengusung konsep joglo di tengah sawah. Namanya Dapoer Solo Joglo. Penasaran? Jelas! Tanpa pikir panjang, kami segera meluncur ke lokasinya di Ginung Gajahan, Colomadu, Karanganyar. Baca entri selengkapnya »
Ketenangan Mushola Solo Paragon di Tengah Ramainya Suasana Mall
Malming adalah waktu favorit keluarga kami. Biasanya, saya mengajak istri dan anak ke Solo Paragon Mall. Suasana mal yang hidup, lampu terang, dan deretan toko membuat anak saya sangat bersemangat. Tapi di balik hiruk-pikuk itu, ada satu tempat yang selalu saya cari: Mushola Solo Paragon.
Mencari Ketenangan di Tengah Keramaian
Bagi kalian yang sering ke mal, pasti tahu betapa padatnya area food court atau bioskop pada akhir pekan. Suara orang mengobrol, anak-anak berlarian, dan musik dari berbagai tenant bercampur jadi satu. Sebagai pribadi yang mudah lelah dengan kebisingan, saya butuh jeda. Saya butuh tempat untuk menenangkan diri sejenak.
Mushola di Solo Paragon letaknya cukup strategis, tidak terlalu tersembunyi namun juga tidak berada di pusat keramaian. Begitu saya melangkahkan kaki masuk, suasana langsung berubah 180 derajat. Dinginnya lantai keramik dan aroma minyak wangi yang lembut menyambut saya. Suara azan dari pengeras suara terdengar jernih tanpa gangguan musik mal.
Ketika Kami Menemukan Kedamaian
Saya, istri, dan anak bergantian menggunakan mushola. Anak saya yang tadinya rewel karena kelelahan berjalan, tiba-tiba tenang begitu duduk di sajadah. Kami tidak sedang beribadah wajib saat itu, tapi kami hanya duduk, beristirahat, dan membiarkan hati ikut hening. Kami berbisik menyusun doa-doa kecil – untuk kesehatan, untuk rezeki, untuk perjalanan pulang nanti.
Dari jendela kaca mushola, saya bisa melihat orang-orang sibuk berbelanja dan Kulineran. Tapi di sini, saya seperti berada di dunia berbeda. Tidak ada notifikasi ponsel yang mendesak, tidak ada tuntutan harus membeli ini atau itu. Hanya ketenangan.
Mushola yang Nyaman untuk Semua
Yang saya apresiasi dari pengelola Solo Paragon adalah perhatian mereka pada kenyamanan fasilitas ibadah. Musholanya bersih, luas, dilengkapi dengan pendingin ruangan dan tempat wudu yang terawat. Bahkan ada area khusus untuk ibu bersama balita. Untuk kalian yang sedang berkunjung dengan keluarga, ini nilai plus banget.
Saya sempat mengobrol dengan seorang bapak-bapak yang juga sedang beristirahat di musholla. Beliau bilang, “Setiap ke sini, saya selalu mampir. Rasanya mal tidak lengkap tanpa duduk sebentar di sini.” Saya hanya tersenyum dan mengangguk. Saya merasakan hal yang sama.
Kesimpulan
Di tengah gaya hidup modern yang serba cepat, saya bersyukur masih ada ruang-ruang kecil seperti Mushola Solo Paragon. Tempat di mana kami bisa menarik napas, merapatkan saf, dan mengingat bahwa kesibukan dunia hanyalah sementara.
Jadi, buat kalian yang sedang berada di Solo Paragon – baik untuk belanja, makan, atau sekadar jalan-jalan – luangkan waktu untuk singgah ke musholla. Rasakan sendiri ketenangan yang saya rasakan. Karena terkadang, di tempat paling ramai sekalipun, kita bisa menemukan kedamaian. Cek informasi lengkap malnya di solo-paragon.com. Selamat beribadah dan berbelanja! 🕌✨
Dua Jam Produktif: Koding Sambil Ngopi di Aming Kopi Pontianak
Menunggu bukan berarti membuang waktu. Itulah yang saya buktikan saat mengantar istri dan anak nonton bioskop di Solo Square. Mereka asyik menonton film terbaru, sementara saya punya dua jam luang. Sebagai pekerja remote, setiap menit adalah aset berharga. Saya pun memutuskan untuk menghabiskan waktu tersebut dengan koding dan ngopi di Aming Kopi Pontianak. Baca entri selengkapnya »
Malam Spesial di Omah Pendopo Kartasura : Dinner Bersama Istri dan Mertua
Ada kebahagiaan yang tak bisa diukur dengan angka. Salah satunya adalah saat saya bisa mengajak istri dan kedua mertua untuk makan malam bersama. Setelah beberapa waktu sibuk dengan pekerjaan, akhirnya saya punya waktu luang untuk memanjakan keluarga kecil kami. Baca entri selengkapnya »
- 1
- 2
- …
- 110
- Selanjutnya →









