Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) merupakan organisasi kemahasiswaan tingkat nasional yang menjadi wadah silaturahim antar mahasiswa penggerak ekonomi Islam yang tergabung dalam Kelompok Studi Ekonomi Islam (KSEI) di seluruh universitas di Indonesia untuk melahirkan Ekonom Rabbani yang dapat bersaing secara global.




Pembumian ajaran islam dalam bidang ekonomi
Landasan utama yang membentuk karakter kader ekonom rabbani di seluruh Indonesia.

FoSSEI meyakini bahwa gerakan yang hebat lahir dari rasa dan hati yang saling terikat. FoSSEI berperan sebagai wadah yang menyatukan dan menguatkan ikatan persaudaraan, baik antar KSEI, maupun antar individu yang dipertemukan dalam satu titik bernama ukhuwah.

FoSSEI meyakini bahwa dakwah adalah proses nyata mengajak manusia menuju kehidupan yang lebih baik sesuai syariat. FoSSEI menjadikan ekonomi Islam sebagai medium dakwah, menyeru umat untuk memahami dan mengamalkan muamalah dalam kehidupan sehari-hari.

FoSSEI hadir sebagai aktor strategis dalam dunia keilmuan tidak hanya di tataran teoritis, tetapi juga dalam praktik nyata di lapangan. Kami mendorong setiap anggota untuk berpikir kritis, berkarya berbasis data, dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi Islam yang relevan dengan zaman.
Lahir dari semangat kolektif mahasiswa 5 kampus pendiri, FoSSEI resmi dideklarasikan pada Kongres Kelompok Studi Ekonomi Islam (KoKaSEI) di Semarang.
Universitas Diponegoro berinisiatif untuk mengundang UI, UNPAD, UGM, UNS, dan UNAIR untuk membicarakan jaringan bersama, jaringan ekonomi Islam.
Pertemuan pertama dilaksanakan di Semarang yang dihadiri oleh Shidiq Haryono dan Unggul (UNDIP), Idham Kholiq (UB), Herlas (UNPAD), Anang (UNS), dan Nurhasan Hamidi (UGM).
Pertemuan ini menyepakati bahwa diperlukan suatu wadah bersama dalam pergerakan ekonomi Islam di tingkat mahasiswa.
Pertemuan kedua ini dihadiri oleh Sony Mayuvi (UI), Shidiq Haryono dan Unggul (UNDIP), Idham Kholiq (UB), Anang (UNS) serta Nurhasan Hamidi dan Syarif (UGM) untuk menyepakati bentuk dan mekanisme wadah bersama dalam pergerakan ekonomi Islam ditingkat mahasiswa.
Kongres Kelompok Studi Ekonomi Islam (KoKaSEI) diselenggarakan di Universitas Diponegoro, bertempat di Balai Latihan Koperasi (BALATKOP) Semarang yang dihadiri oleh 70 perguruan tinggi di Indonesia.
Kongres ini menghasilkan :
Musyawarah Nasional (MUNAS) FoSSEI pertama diselenggarakan oleh IAIN Syarif Hidayatullah di Ragunan, Jakarta. Musyawarah ini dihadiri kurang lebih 40 perguruan tinggi di Indonesia. Kemudian dipilih 5 orang Presidium Nasional yang bertugas untuk menjalankan rekomendasi MUNAS.
Temu Ilmiah Nasional (TEMILNAS) pertama diselenggarakan di Universitas Padjajaran (UNPAD).
Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI) resmi memiliki badan hukum atas nama Perkumpulan Kelompok Studi Ekonomi Islam.