“Some goodbyes are not really the end of the story, but may be a beginning of a new journey.”
Hai narablog di mana pun kamu berada. Bagaimana kabar semuanya? Semoga di mana pun kamu berada selalu ada dalam lindungan Allah, selalu sehat, dan bahagia. Aamiin.
Drama yang populer di kalangan pecinta drama Korea ini, cukup menarik perhatian saya yang termasuk dalam kategori jarang nonton drakor. Namun, saya baru sempat nonton drama ini di Netflix saat memasuki episode 14, menjelang dua episode terakhir. Meskipun dari judulnya terkesan serius, membahas tentang start up, dan di setiap episodenya dikasih judul yang berhubungan dengan persiapan apa yang harus disiapkan kalau memulai sebuah start up. Namun, sebetulnya dibalik semua itu, drama ini merupakan drama keluarga.
QOTD: Apakah buah favoritmu yang memorable? yang setiap kali memakannya akan mengingatkanmu akan sebuah kebaikan yang dilakukan seseorang untuk kamu.
Apakah kamu suka makan buah? Sebagai negara tropis, Indonesia dilimpahi berbagai jenis buah-buahan seperti pisang, semangka, melon, jeruk, apel, sawo, nangka, durian, salak, rambutan, jambu air, lengkeng, manggis, mangga, strawberry, pepaya, nanas, sirsak, anggur, alpukat, belimbing, duku, jambu air, jambu batu, kecapi, kedondong, buah kelapa, lemon, nanas, buah naga, pir, jeruk bali, buah sukun, dan sebagainya. Diantara buah-buahan tersebut, yang mana buah kesukaan dan favoritmu?
Halo teman-teman bloggers, di mana pun berada. Terima kasih sudah follow blog saya. Terima kasih sudah berkunjung ke blog saya. Semoga semua kebaikan teman-teman yang berkenan mampir sejenak atau lama di sini, akan memperoleh kebaikan yang sama, bahkan lebih. Sukses untuk Continue reading “Terima kasih 1.000 Followers Blogku”→
QOTD: Apakah kamu akan merawat atau meninggalkan blog ketika usianya tambah matang?
Menulis di blog itu, mudah kalau sedang ada ide menulis. Dan menjadi susah kalau kepentok mau nulis apa. Bukan susah nulisnya, tapi susah gak tau mau menulis apa—itulah yang seringkali saya alami 😂 Selama beberapa hari ini saya memikirkan tentang bagaimana merawat blog agar tetap semangat sharing lewat tulisan. Meskipun bisa jadi apa yang saya tulis tidak dibaca orang, ya tidak apa-apa. Kalau menulis menjadikan sebuah kesenangan, mau dibaca atau tidak bukan masalah. Tapi jika ternyata ada yang baca, ya alhamdulillah dan saya rasa itu bonus yang akan membuat saya senang.
Walau bagaimana pun blogger bisa maju atau tidak, salah satunya karena ada pembacanya. Dan bisa jadi salah satu hal yang bisa saya lakukan agar ketika blog berusia matang saya tidak meninggalkannya, maka saya harus mencari ide lain, agar tidak malas menulis dengan dalih gak ada ide.
Apakah kamu masih suka mengecek update kasus korona? Saya termasuk salah satunya. Tapi saya tidak melakukannya setiap hari. Minimal seminggu sekali saya mengecek update perkembangannya. Ini semata-mata saya lakukan agar saya tidak lupa diri, dan mengontrol diri. Setidaknya untuk melihat apakah kasusnya naik atau turun. Nyatanya, hingga saat saya menuliskan artikel ini kasusnya masih naik. Sudah mencapai puluhan juta di seluruh dunia. Sedih sekali.
Sebagai pembaca buku, mengetahui fakta bahwa seorang Bill Gates ternyata membaca 50 judul buku dalam setahun. Tentu saja saya salut, sambil memikirkan kira-kira buku apa saja yang dibacanya. Gak mungkin kan ya, baca bukunya novel semua 😅 Yang lebih penasaran sih, kira-kira setebal apa bukunya? Beneran, saya gak kepo dengan kehidupan pribadinya Bill Gates, salah satu pendiri Microsoft. Cuma kepo buku-bukunya saja 😂😆
Beberapa bulan lalu, saya lagi iseng buka Netflix. Sudah lama download tapi jarang nonton. Saya lagi kurang semangat nonton film Hollywood, drakor juga film Indonesia. Pas nyari-nyari film dokumenter gak sengaja ketemulah judul Inside Bill’s Brain: Decoding Gates. Ketika mencoba menontonnya ternyata sangat menarik. Saya tidak akan menceritakan detail isi film ini. Yang gak kalah menarik terjawab sudah rasa penasaran tentang buku-buku yang dibaca Bill Gates, ya ampun tebal-tebal sekali 📚📚📚🤩😁 Berkat film ini, terjawab sudah rasa penasaran saya 🙂
Kisah Bill Gates sendiri menjadi daya tarik film dokumenter ini.
Apa yang dilakukan Gates untuk dunia? Bisa jadi masih banyak orang yang belum tahu (seperti saya), apa yang sudah dilakukan Gates untuk dunia? Temukan jawabannya di film ini.
Gates punya Ibu yang sangat hebat, penasaran kan sosok Ibunya? Silahkan tonton, inspiring banget 🥺🥺
Ada wawancara dengan Melinda, istrinya, saudara-saudara kandungnya, dan banyak lagi 🥰
Gates juga dikenal sebagai seorang filantropi dan juga kutu buku.
Scene favorit saya yang lain, tentang persahabatan Bill Gates dengan Warren Buffet yang juga pernah dinobatkan sebagai orang terkaya di dunia. Kedua pria ini sangat kaya, tapi dikenal juga sangat dermawan. Menyenangkan sekali melihat mereka ada dalam film dokumenter ini 🙂
Film dokumenter ini berisi tentang kisah hidup Bill Gates, salah satu orang terkaya di dunia. Dibagi dalam tiga episode. Ada sejumlah fakta menarik yang disajikan dalam film dokumenter ini seperti makanan favoritnya, hewan kesayangannya dan ketakutan terbesar dalam hidupnya.
Setelah nonton dokumenter ini, tidak hanya seputar buku-buku yang dibaca Gates, tetapi juga jadi tahu orang-orang dibalik kesuksesannya. Saya senang saat mendengar suara istrinya Gates berbicara, tawanya renyah sekali 😍 Film ini benar-bener mengeksplorasi bagaimana cara Bill Gates berpikir dan memperoleh apa yang dicita-citakannya. Termasuk orang-orang dibalik kesuksesan serta berbagai pengalaman yang mempengaruhi hidupnya. Selain itu, di film ini juga dijelaskan tentang perjalanan kehidupan Gates di masa lalu dan di masa depan. Serta yayasan yang dikelolanya.
Habis nonton film ini, barulah saya cari tahu dan baca di wikipedia tentang Bill Gates, dan channel YouTube Bill Gates. Kalau kamu lagi malas dan tidak semangat baca buku, bisa nonton film dokumenter ini.
Hari ini, saya dapat notifikasi bahwa blog ini sudah berusia 11 tahun. Tak terasa, blog ini memasuki dasawarsa kedua. Saya bersyukur masih bisa diberi kesempatan merawat blog ini dengan baik. Masih posting tulisan, meskipun tidak bisa setiap hari. Minimal satu bulan tidak absen.
You must be logged in to post a comment.