Section 1; Rangkuman
Materi: Mint
Pertemuan: 13/06/2020
Mint atau juga dikenal dengan nama mentha, merupakan tanaman dengan aroma dan rasa menthol yang kuat pada daunnya. Daun mint memiliki sensasi yang dingin dan menyegarkan. Pula kerap kali dijadikan sebagai obat herbal, terutama untuk mengobati kulit kita. Daun mint yang dikeringkan bisa berguna untuk menyembuhkan luka dari gigitan anjing liar.
.

.
Uniknya, daun mint sendiri digunakan sebagai salah satu bahan ramuan yang tergolong berbahaya, yaitu ramuan Fire-Breathing Potion yang efeknya membuat peminumnya bisa bernapaskan api. Di sisi lain, kegunaan yang umum dari daun ini, yaitu memberikan efek segar pada mulut dan napas. Maka dari itu banyak pasta gigi dan obat kumur yang mengandung rasa mint.
.
Tanaman mint dapat hidup dan bertahan di daerah yang lembab. Ada beragam cara yang dapat digunakan saat membudidayakan tanaman ini. Bisa melalui bibit yang ada di toko, melalui daun mint yang dijual di pasar bahan makanan, atau menggunakan cara stek daun. Yang paling mudah, yaitu menggunakan cara stek daun. Langkah-langkah yang dapat dilakukan, yaitu:
.
Step 1: Pembibitan
- Siapkan tanaman mint induknya (yang sudah dewasa).
- Potong bagian daun (dengan tangkainya) dari tanaman induk tersebut untuk ditanamkan ke media lain. Visualisasi yang dapat membantu kalian, yaitu seperti berikut.
- Siapkan media berupa gelas (atau bisa pot tanpa lubang di bawahnya, atau benda lain yang setara dengan gelas/pot). Isi gelas tersebut dengan air sebanyak tiga per empat saja, tidak perlu dipenuhkan.
- Letakkan potongan mint pada gelas/media lain yang telah terisi air. Letakkan media tersebut pada area yang hangat dan terkena cahaya matahari. Hal ini dilakukan untuk menstimulus pertumbuhan akar pada batang.
- Dua-tiga hari kemudian begitu akar-akarnya sudah mulai tumbuh, maka potongan mint tersebut sudah bisa dijadikan bibit untuk ditanamkan ke media baru.
.
Step 2: Penanaman
- Siapkan pot yang berlubang di bagian dasarnya. Lubang pada pot berfungsi memberikan ruang bagi tanah untuk "bernapas" serta untuk mengeluarkan air yang berlebih sehingga tanaman tidak membusuk.
- Isi dua per tiga dari pot dengan tanah. Tanah yang dicampur oleh kompos sifatnya lebih baik.
- Tanamlah bibit mint dan tenggelamkan bagian akar dan batangnya dengan tanah (banyak/sedikitnya tergantung apakah bagian akar dan batang sudah tenggelam atau belum).
- Letakkan pot di area yang terkena cahaya matahari akan tetapi hindari cahaya matahari yang terlalu terik.
- Sirami tanaman mint kalian dengan air secukupnya.
.
Terdapat jenis mint yang rasanya lebih kuat lagi, yaitu peppermint. Diketahui, setangkai dari tanaman ini dapat menetralisir efek ramuan Elixir to Induce Euphoria. Hal ini pernah dilakukan oleh Severus Snape saat dia masih menjadi murid pada tahun 1970-an.
.

.
Sekilas, wujudnya memang hampir sama. Namun, sebenarnya mint dan peppermint memiliki perbedaan, diantaranya:
- Mint memiliki kandungan mentol sebesar 1%, sedangkan peppermint memiliki kandungan menthol 39% lebih banyak.
- Mint merupakan tanaman yang muncul secara alamiah, sedangkan peppermint merupakan hasil dari perkawinan.
- Mint memiliki bunga berwarna biru atau merah muda, sedangkan peppermint memiliki bunga berwarna ungu.
- Guratan pola pada daun peppermint wujudnya lebih kasar daripada mint.
.
Section 2; Tugas Kelas
Deadline: 21 Juni 2020; 23.59
Greetings! To all of you, dear student point hunters, saya memiliki tugas yang dapat dikerjakan secara berpasangan (terdiri dari dua orang). Tugasnya, yaitu plot membuat bibit dan menanam mint. Lakukan langkah-langkah yang telah saya jabarkan di section pertama. Adapun prosedur plot yang dapat dilakukan, yaitu sebagai berikut:
- Ajaklah teman sebagai rekan plotting. Bebas, boleh tingkatnya sama dan asramanya sama.
- Terdapat tiga jenis kegiatan yang akan dilakukan, yaitu:
- Kegiatan 1: Mengambil alat dan bahan.
- Kegiatan 2: Plot pembibitan.
- Kegiatan 3: Plot penanaman.
- Silakan plot mengambil alat dan bahan yang telah saya sediakan di Greenhouse 1 berupa sebungkus tanah, sebungkus kompos, sebuah pot berlubang, sebuah sekop mini, dan gunting. Untuk gunting sifatnya opsional dikarenakan kalian bisa menggunakan Severing Charm, right?
- Terdapat satu pot dengan tanaman mint yang sudah dewasa di Greenhouse 1 (visualisasi dapat dilihat di sini). Kalian dapat melakukan stek (memotong) dari tanaman yang sudah saya sediakan itu. Tanaman dewasanya jangan dibawa, ya. Biarkan dia di tempat.
- Setelah melakukan pemotongan serta mengambil alat dan bahan, kalian bebas ingin menanam di mana asalkan jangan di lokasi yang mustahil seperti perpustakaan, study room, room of requirement, dan lokasi lainnya. Oke?
- Lakukan plot pembibitan dan penanaman sesuai langkah-langkah yang telah saya jabarkan di bagian rangkuman.
- Kalian bisa membagi kegiatan ini dalam berhari-hari. Misalnya, hari pertama digunakan untuk plot mengambil bahan, alat, dan melakukan stek. Hari kedua digunakan untuk plot pembibitan. Hari ketiga digunakan untuk plot penanaman. Dalam hal ini, head plot dapat dijadikan satu dan tolong cantumkan jenis kegiatannya.
- Khusus untuk langkah kelima pada bagian pembibitan, berhubung itu dalam rentang dua-tiga hari, pada plot bisa dipercepat menjadi sehari. Namun, dalam plot, ceritanya tetap dua-tiga hari. Paham tidak? Paham, ya?
.
Ketentuan pengumpulan tugasnya, yaitu sebagai berikut:
- Deadline, yaitu tanggal 21 Juni 2020 pukul 23.59.
- Perwakilan mengumpulkan head plot ke direct message Herbmaster tanpa format.
- Sertakan identitas berupa username, vault code, dan jurusan pada head plot.
.
Jika ada yang ingin ditanyakan, silakan hubungi Profesor Kaihan via direct message. Good luck dan semangat!