@@ -8,10 +8,10 @@ weight: 20
88
99{{< feature-state for_k8s_version="v1.14" state="beta" >}}
1010
11- Laman ini menjelaskan tentang * resource * RuntimeClass dan proses pemilihan * runtime * .
11+ Laman ini menjelaskan tentang _ resource _ RuntimeClass dan proses pemilihan _ runtime _ .
1212
1313{{< warning >}}
14- RuntimeClass memiliki * breaking change * untuk pembaruan ke beta pada v1.14. Jika kamu menggunakan
14+ RuntimeClass memiliki _ breaking change _ untuk pembaruan ke beta pada v1.14. Jika kamu menggunakan
1515RuntimeClass sebelum v1.14, lihat [ Memperbarui RuntimeClass dari Alpha ke Beta] ( #memperbarui-runtimeclass-dari-alpha-ke-beta ) .
1616{{< /warning >}}
1717
@@ -22,42 +22,42 @@ RuntimeClass sebelum v1.14, lihat [Memperbarui RuntimeClass dari Alpha ke Beta](
2222
2323## ` Runtime Class `
2424
25- RuntimeClass merupakan sebuah fitur untuk memilih konfigurasi * runtime * kontainer. Konfigurasi
25+ RuntimeClass merupakan sebuah fitur untuk memilih konfigurasi _ runtime _ kontainer. Konfigurasi
2626tersebut digunakan untuk menjalankan kontainer-kontainer milik suatu Pod.
2727
2828### Persiapan
2929
30- Pastikan gerbang fitur (* feature gate * ) ` RuntimeClass ` sudah aktif (secara * default * sudah aktif).
30+ Pastikan gerbang fitur (_ feature gate _ ) ` RuntimeClass ` sudah aktif (secara _ default _ sudah aktif).
3131Lihat [ Gerbang Fitur] ( /docs/reference/command-line-tools-reference/feature-gates/ ) untuk lebih
3232jelasnya soal pengaktifan gerbang fitur.
3333Gerbang fitur RuntimeClass ini harus aktif pada semua apiserver dan kubelet.
3434
35- 1 . Lakukan konfigurasi pada implementasi CRI untuk setiap * node * (tergantung * runtime * yang dipilih)
36- 2 . Buat * resource * RuntimeClass yang terkait
35+ 1 . Lakukan konfigurasi pada implementasi CRI untuk setiap _ node _ (tergantung _ runtime _ yang dipilih)
36+ 2 . Buat _ resource _ RuntimeClass yang terkait
3737
38- #### 1. Lakukan konfigurasi pada implementasi CRI untuk setiap * node *
38+ #### 1. Lakukan konfigurasi pada implementasi CRI untuk setiap _ node _
3939
4040Pilihan konfigurasi yang tersedia melalui RuntimeClass tergantung pada implementasi
41- * Container Runtime Interface * (CRI). Lihat bagian ([ di bawah ini] ( #konfigurasi-cri ) )
41+ _ Container Runtime Interface _ (CRI). Lihat bagian ([ di bawah ini] ( #konfigurasi-cri ) )
4242soal bagaimana melakukan konfigurasi untuk implementasi CRI yang kamu miliki.
4343
4444{{< note >}}
45- Untuk saat ini, RuntimeClass berasumsi bahwa semua * node * di dalam kluster punya
46- konfigurasi yang sama (homogen). Jika ada * node * yang punya konfigurasi berbeda dari
45+ Untuk saat ini, RuntimeClass berasumsi bahwa semua _ node _ di dalam kluster punya
46+ konfigurasi yang sama (homogen). Jika ada _ node _ yang punya konfigurasi berbeda dari
4747yang lain (heterogen), maka perbedaan ini harus diatur secara independen di luar RuntimeClass
48- melalui fitur * scheduling * (lihat [ Menempatkan Pod pada Node] ( /docs/concepts/configuration/assign-pod-node/ ) ).
48+ melalui fitur _ scheduling _ (lihat [ Menempatkan Pod pada Node] ( /docs/concepts/configuration/assign-pod-node/ ) ).
4949{{< /note >}}
5050
5151Seluruh konfigurasi memiliki nama ` handler ` yang terkait, dijadikan referensi oleh RuntimeClass.
52- Nama * handler * harus berupa valid label 1123 DNS (alfanumerik + karakter ` - ` ).
52+ Nama _ handler _ harus berupa valid label 1123 DNS (alfanumerik + karakter ` - ` ).
5353
54- #### 2. Buat * resource * ` RuntimeClass ` yang terkait
54+ #### 2. Buat _ resource _ ` RuntimeClass ` yang terkait
5555
5656Masing-masing konfigurasi pada langkah no.1 punya nama ` handler ` yang merepresentasikan
5757konfigurasi-konfigurasi tersebut. Untuk masing-masing ` handler ` , buatlah sebuah objek RuntimeClass terkait.
5858
59- * Resource * RuntimeClass saat ini hanya memiliki 2 * field * yang penting: nama RuntimeClass tersebut
60- (` metadata.name ` ) dan * handler * (` handler ` ). Definisi objek tersebut terlihat seperti ini:
59+ _ Resource _ RuntimeClass saat ini hanya memiliki 2 _ field _ yang penting: nama RuntimeClass tersebut
60+ (` metadata.name ` ) dan _ handler _ (` handler ` ). Definisi objek tersebut terlihat seperti ini:
6161
6262``` yaml
6363apiVersion : node.k8s.io/v1beta1 # RuntimeClass didefinisikan pada grup API node.k8s.io
@@ -70,7 +70,7 @@ handler: myconfiguration # Nama dari konfigurasi CRI terkait
7070
7171{{< note >}}
7272Sangat disarankan untuk hanya memperbolehkan admin kluster melakukan operasi
73- *write* pada RuntimeClass. Biasanya ini sudah jadi *default* . Lihat [Ikhtisar
73+ _write_ pada RuntimeClass. Biasanya ini sudah jadi _default_ . Lihat [Ikhtisar
7474Autorisasi](/docs/reference/access-authn-authz/authorization/) untuk penjelasan lebih jauh.
7575{{< /note >}}
7676
@@ -91,24 +91,24 @@ spec:
9191
9292Kubelet akan mendapat instruksi untuk menggunakan RuntimeClass dengan nama yang sudah ditentukan tersebut
9393untuk menjalankan Pod ini. Jika RuntimeClass dengan nama tersebut tidak ditemukan, atau CRI tidak dapat
94- menjalankan *handler* yang terkait, maka Pod akan memasuki [tahap]((/docs/concepts/workloads/pods/pod-lifecycle/#pod-phase)) `Failed`.
95- Lihat [*event* ](/docs/tasks/debug-application-cluster/debug-application-introspection/) untuk mengetahui pesan error yang terkait.
94+ menjalankan _handler_ yang terkait, maka Pod akan memasuki [tahap]((/docs/concepts/workloads/pods/pod-lifecycle/#pod-phase)) `Failed`.
95+ Lihat [_event_ ](/docs/tasks/debug-application-cluster/debug-application-introspection/) untuk mengetahui pesan error yang terkait.
9696
97- Jika tidak ada `runtimeClassName` yang ditentukan di dalam Pod, maka RuntimeHandler yang *default* akan digunakan.
97+ Jika tidak ada `runtimeClassName` yang ditentukan di dalam Pod, maka RuntimeHandler yang _default_ akan digunakan.
9898Untuk kasus ini, perilaku kluster akan seperti saat fitur RuntimeClass dinonaktifkan.
9999
100100# ## Konfigurasi CRI
101101
102- Lihat [instalasi CRI](/docs/setup/cri/) untuk lebih detail mengenai pengaturan *runtime* CRI.
102+ Lihat [instalasi CRI](/docs/setup/cri/) untuk lebih detail mengenai pengaturan _runtime_ CRI.
103103
104104# ### dockershim
105105
106- *Built-in* dockershim CRI yang dimiliki Kubernetes tidak mendukung *handler runtime* .
106+ _Built-in_ dockershim CRI yang dimiliki Kubernetes tidak mendukung _handler runtime_ .
107107
108108# ### [containerd](https://containerd.io/)
109109
110- *Handler runtime* diatur melalui konfigurasi containerd pada `/etc/containerd/config.toml`.
111- *Handler* yang valid dapat dikonfigurasi pada bagian *runtime* :
110+ _Handler runtime_ diatur melalui konfigurasi containerd pada `/etc/containerd/config.toml`.
111+ _Handler_ yang valid dapat dikonfigurasi pada bagian _runtime_ :
112112
113113` ` `
114114[plugins.cri.containerd.runtimes.${HANDLER_NAME}]
@@ -119,8 +119,8 @@ https://github.com/containerd/cri/blob/master/docs/config.md
119119
120120# ### [cri-o](https://cri-o.io/)
121121
122- *Handler runtime* dapat diatur menggunakan konfigurasi cri-o pada `/etc/crio/crio.conf`.
123- *Handler* yang valid dapat dikonfigurasi pada [tabel crio.runtime](https://github.com/kubernetes-sigs/cri-o/blob/master/docs/crio.conf.5.md#crioruntime-table):
122+ _Handler runtime_ dapat diatur menggunakan konfigurasi cri-o pada `/etc/crio/crio.conf`.
123+ _Handler_ yang valid dapat dikonfigurasi pada [tabel crio.runtime](https://github.com/kubernetes-sigs/cri-o/blob/master/docs/crio.conf.5.md#crioruntime-table):
124124
125125```
126126[ crio.runtime.runtimes.${HANDLER_NAME}]
@@ -135,27 +135,27 @@ https://github.com/kubernetes-sigs/cri-o/blob/master/cmd/crio/config.go
135135
136136Fitur Beta pada RuntimeClass memiliki perubahan sebagai berikut:
137137
138- - Grup API *resource* `node.k8s.io` dan `runtimeclasses.node.k8s.io` telah dimigrasi ke suatu
139- API *built-in* dari CustomResourceDefinition.
138+ - Grup API _resource_ `node.k8s.io` dan `runtimeclasses.node.k8s.io` telah dimigrasi ke suatu
139+ API _built-in_ dari CustomResourceDefinition.
140140- Atribut `spec` telah disederhakan pada definisi RuntimeClass (tidak ada lagi yang namanya
141141 RuntimeClassSpec).
142- - *Field* `runtimeHandler` telah berubah nama menjadi `handler`.
143- - *Field* `handler` sekarang bersifat wajib untuk semua versi API. Artinya, *field* `runtimeHandler`
142+ - _Field_ `runtimeHandler` telah berubah nama menjadi `handler`.
143+ - _Field_ `handler` sekarang bersifat wajib untuk semua versi API. Artinya, _field_ `runtimeHandler`
144144 pada API Alpha juga bersifat wajib.
145- - *Field* `handler` haruslah berupa label DNS valid ([RFC 1123](https://tools.ietf.org/html/rfc1123)),
146- yang artinya tidak bisa berisi karakter `.` (pada semua versi). *Handler* valid harus sesuai dengan
147- *regular expression* ini: `^[a-z0-9]([-a-z0-9]*[a-z0-9])?$`.
145+ - _Field_ `handler` haruslah berupa label DNS valid ([RFC 1123](https://tools.ietf.org/html/rfc1123)),
146+ yang artinya tidak bisa berisi karakter `.` (pada semua versi). _Handler_ valid harus sesuai dengan
147+ _regular expression_ ini: `^[a-z0-9]([-a-z0-9]*[a-z0-9])?$`.
148148
149149**Tindakan yang diperlukan:** Tindakan-tindaka berikut ini diperlukan untuk melakukan
150150pembaruan fitur RuntimeClass dari versi alpha ke versi beta:
151151
152- - *Resource* RuntimeClass harus dibuat ulang **setelah** diperbarui ke v.1.14, dan
152+ - _Resource_ RuntimeClass harus dibuat ulang **setelah** diperbarui ke v.1.14, dan
153153 CRD `runtimeclasses.node.k8s.io` harus dihapus secara manual:
154154 ```
155155 kubectl delete customresourcedefinitions.apiextensions.k8s.io runtimeclasses.node.k8s.io
156156 ```
157157- Fitur Alpha pada RuntimeClass akan menjadi tidak valid, jika `runtimeHandler` tidak ditentukan atau
158- kosong atau menggunakan karakter `.` pada *handler* . Ini harus dimigrasi ke *handler* dengan
158+ kosong atau menggunakan karakter `.` pada _handler_ . Ini harus dimigrasi ke _handler_ dengan
159159 konfigurasi yang valid (lihat petunjuk di atas).
160160
161161{{% /capture %}}
0 commit comments