PERANCANGAN LAYOUT FASILITAS PRODUKSI DENGAN METODE ALGORITMA BLOCPLAN UNTUK MENGOPTIMALKAN MATERIAL HANDLING
Abstract
Tata letak fasilitas produksi yang tidak efisien dapat meningkatkan waktu dan jarak perpindahan material, sehingga menurunkan produktivitas perusahaan. PT. XYZ, yang mengolah bulu ayam menjadi tepung, mengalami permasalahan pada aliran material yang belum optimal. Oleh karena itu, dilakukan penelitian untuk merancang ulang tata letak (relayout) guna meningkatkan efisiensi proses produksi. Perancangan dilakukan menggunakan metode algoritma BLOCPLAN dan disempurnakan melalui penggabungan departemen dengan fungsi kerja sejenis. Data yang digunakan mencakup luas area tiap departemen, hubungan kedekatan berdasarkan Activity Relationship Chart (ARC), serta jarak perpindahan material aktual. Evaluasi dilakukan menggunakan R-Score dan Rel-Dist Score dari software BLOCPLAN. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout usulan dari BLOCPLAN menghasilkan nilai R-Score sebesar 0,49 dan mampu menurunkan total jarak perpindahan material dari 485,484 meter menjadi 440,44 meter (efisiensi 9,28%) dan waktu material handling dari 40.293,214 detik menjadi 34.784,864 detik (efisiensi 13,67%). Setelah dilakukan penggabungan departemen, efisiensi meningkat signifikan dengan total jarak perpindahan berkurang menjadi 164,253 meter (efisiensi 66,17%) dan waktu material handling menjadi 9,204 jam per hari dari sebelumnya 11,193 jam (efisiensi 17,76%). Dengan demikian, metode BLOCPLAN yang disempurnakan terbukti efektif dalam meningkatkan efisiensi tata letak fasilitas produksi di PT. XYZ.





