ANALISIS PENGENDALIAN KUALITAS PRODUK PAVING MENGGUNAKAN METODE SQC DAN FMEA UNTUK MEMINIMALISIR TINGKAT KECACATAN PRODUK (STUDI KASUS: CV DIFA JAYA ABADI)
Abstract
CV. DIFA JAYA ABADI merupakan perusahaan manufaktur di bidang bahan bangunan yang menghadapi permasalahan tingginya tingkat kecacatan produk paving block, yaitu sebesar 8,4% di tahun 2024, melebihi batas toleransi perusahaan sebesar 5%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penyebab utama cacat dan memberikan usulan perbaikan untuk meningkatkan kualitas produksi. Metode yang digunakan adalah Statistical Quality Control (SQC) dan Failure Mode and Effect Analysis (FMEA). SQC melibatkan penggunaan check sheet, histogram, diagram pareto, peta kendali, dan fishbone diagram untuk mengidentifikasi jenis dan sumber cacat. Sementara FMEA digunakan untuk menghitung nilai Risk Priority Number (RPN) berdasarkan severity, occurrence, dan detection. Hasil analisis menunjukkan bahwa cacat berat mendominasi (64,17%) dengan penyebab utama berasal dari faktor material, seperti komposisi semen rendah dan air berlebih. Usulan perbaikan mencakup pembuatan SOP curing, pelatihan operator, dan pengendalian komposisi bahan. Diharapkan dengan penerapan perbaikan tersebut, produk paving dapat mencapai standar mutu perusahaan sebesar ≥ 95%.





