Skip to main content

Penggunaan Webhook

Webhook adalah mekanisme di mana Whapi secara otomatis mengirim data ke server penerima setiap kali ada aktivitas di nomor WhatsApp yang terhubung. Data dikirim dalam format JSON melalui HTTP POST ke URL endpoint yang sudah dikonfigurasi.

Panduan cara mengaktifkan dan mengkonfigurasi webhook tersedia di Integrasi Notifikasi Webhook

Prasyarat:

  • Webhook sudah dikonfigurasi di dashboard.
  • Server atau endpoint publik sudah berjalan dan bisa menerima HTTP POST request.

13 Tipe Notifikasi Webhook

TipeKeterangan
readyPerangkat berhasil terhubung dan siap digunakan
change_stateStatus koneksi perangkat berubah
disconnectedPerangkat terputus dari sistem
messagePesan masuk diterima : teks, reply, atau reaction
message_ackStatus pengiriman pesan berubah di perangkat
message_ack_browserStatus pengiriman pesan berubah di WhatsApp Web
mediaFile media diterima: gambar, video, dokumen, atau audio
storiesStory dari kontak masuk
poll_updateAda perubahan hasil voting pada polling di grup
group_joinAnggota baru bergabung ke grup
group_leaveAnggota keluar dari grup
group_updateInformasi grup berubah : nama, foto, atau deskripsi
schedulePesan terjadwal berhasil terkirim

Setiap tipe notifikasi bisa diaktifkan atau dinonaktifkan secara individual melalui menu Kustomisasi Webhook di dashboard.

Catatan Teknis

  • Server endpoint harus selalu mengembalikan HTTP 200 setelah menerima data
  • Semua payload webhook dikirim dalam format JSON melalui HTTP POST
  • Device harus aktif agar webhook bisa dikirim ke endpoint
  • Jika endpoint tidak merespons HTTP 200, Whapi mencatat kegagalan di log error webhook

:::info Info Untuk memulai, pastikan endpoint Anda bisa menerima POST JSON dan mengembalikan HTTP 200. :::

Panduan Per Tipe Event