Getting Start with JavaFx

First time I heard the new technology about JavaFx I’m very surprised because the visualization of program which made with it is beautiful. Before that I learn flex to fulfill my task from my college. But I’m very disappointed because two technology which I mention before not provided for linux user like me.

Now I can feel happy, because JavaFx was supported in linux operating system. Ups… I forget to tell what is JavaFx. JavaFx is a software technology that lets you create and deliver Rich Internet applications (RIA) with media and content across a wide variety of platforms and devices.[AND09]
Why these technology can across any platform and device? Before I answer the question, we must know the javaFx platform.

Figure 1 JavaFx platform


From the picture we can imagine how javaFx can run in any device and OS. The concept is likely how java program can run with any platform, the key is JVM. On Java platforms, JavaFX is a compiled, statically typed, declarative scripting language. The language offers automatic data binding, triggers, animation, and an expression syntax where code blocks yield values. Sequences, function types, and inferred types make JavaFX a concise scripting language. Developers can use object oriented JavaFX features to simplify complexity and handle errors with Java-like exceptions. JavaFX also lets you easily access the complete Java API, which includes
an enormous number of third-party Java libraries.

Example screenshot application



Figure 2 created by Kazuki Hamasaki(the student winners of the the JavaFX Coding Challenge)

Figure 3 The winners of the WidgetFX Developers Contest.


References:
[AND09] Anderson, Gail and Paul Anderson. Essential JavaFxTM .Prentice Hall.2009

Contoh penggunaan TABEL HASH

Dalam artikel ini akan saya bahas sedikit tentang contoh tabel hash yang paling simpel( kan saya ga pinter2 amat). Disini menggunakan simple fungsi hash, penanganan kolisi dengan linear probing dan tabel hash dengan ukuran yang tetap.

TABEL HASH

public class HashEntry {
      private int key;
      private int value; 

      HashEntry(int key, int value) {
            this.key = key;
            this.value = value;
      }      

      public int getKey() {
            return key;
     }

      public int getValue() {
            return value;
      }
}

Continue reading “Contoh penggunaan TABEL HASH”

Finish : Praktikum 01 – Array

confused1.jpgTulisan ini merupakan lanjutan dari petunjuk sebelumnya….New Hint Praktikum 01. Dan sembari menunggu pagi , mending nulis-nulis. Semoga bisa bermanfaat bagi temen-temen semua. Untuk penutupan pada petunjuk kali ini saya akan membahas tentang yang no 3 dan 4.(lihat New Hint Praktikum 01 output no 3 dan 4).

Pada prinsipnya soal no 3 dan 4 adalah mirip sama 🙂 . Langsung saja(dah keburu ngantuk) tahap awal dari masalah tersebut yaitu:

Continue reading “Finish : Praktikum 01 – Array”

Iseng ga berhadiah: bintang-bintang javascript

Lagi pusing dan masih mengumpulkan energi untuk mengerjakan tugas, karena itulah iseng-iseng saya menulis tentang fungsi untuk menampikan bintang-bintang dengan bentuk segitiga. Misalnya seperti berikut

*********                               *

 *******                               ***

  *****                               *****

   ***                               *******

    *                               *********

Dan iseng itu tidak hanya berhenti sampai di tulisan saja tetapi saya juga membuat programnya menggunakan javascript, namanya juga iseng-iseng ga berhadiah.

Continue reading “Iseng ga berhadiah: bintang-bintang javascript”

Source Code Mesin Kata[sik mbulet, pokoke dadi]

Hasil Kompilasi dengan String :

saya    belajar       algoritma        dengan    bahasa    java

saya   belajar    java   dengan    siapa     “

adalah sebagai berikut

   saya    belajar       algoritma        dengan    bahasa    java 
saya   belajar    java   dengan    siapa      
Himpunan kata
-|saya             frek:0|-
-|belajar          frek:0|-
-|algoritma        frek:0|-
-|dengan           frek:0|-
-|bahasa           frek:0|-
-|java             frek:0|-
-|siapa            frek:0|-
saya
belajar
algoritma
dengan
bahasa
java
saya
belajar
java
dengan
siapa
Jumlah kata         :11
kata : saya         frek: 2
kata : belajar      frek: 2
kata : algoritma    frek: 1
kata : dengan       frek: 2
kata : bahasa       frek: 1
kata : java         frek: 2
kata : siapa        frek: 1

Continue reading “Source Code Mesin Kata[sik mbulet, pokoke dadi]”

Mesin Kata

“Atas permintaan seseorang yang tidak bisa tolak permintaannya maka muncullah tulisan yang sederhana ini. Semoga bermanfaat.”

Pendahuluan

Mesin kata, apakah gerangan itu? Sebenarnya hanya program untuk mengenali kata pada suatu karakter dan mencatat frekuensi  kemunculannya. Namun apakah sesederhana itu? Tentu saja tidak karena perlu analisa yang cukup lama bagi seseorang yang jarang ngoding. Kadang-kadang meskipun kita tahu bagaimana alur logika program yang akan dibuat kita masih sering dibuat bingung pada saat implementasi pada program. Pada kesempatan kali ini saya menggunakan java sebagai contoh.

Continue reading “Mesin Kata”

Java Tutorial: Deklarasi dan akses kontrol – Part 3

Konstruktor
Konstruktor dijalankan pada saat objek dari suatu kelas dibuat.  Nama konstruktor harus sama dengan nama kelas dan tidak mempunyai return value. Konstruktor dapat dioverloading(terdapat dua konstruktor atau lebih dengan parameter input yang berbeda). Konstruktor hanya bisa dipanggil oleh konstruktor lain. Untuk memanggil konstruktor pada kelas yang sama, digunakan fungsi this() dengan argumen/parameter input yang sesuai. Sedangkan untuk memanggil konstruktor pada superclass maka digunakan fungsi super() tentunya dengan argumen yang bersesuaian. Ketika objek pada subclass terbentuk, semua konstruktor pada superclass dipanggil dengan urutan atas dalam suatu hirarki.

Continue reading “Java Tutorial: Deklarasi dan akses kontrol – Part 3”

Java Tutorial: Deklarasi dan akses kontrol – Part 2

PENDEKLARASIAN KELAS, VARIABEL, DAN METHOD

Modifier digunakan untuk menentukan hubungan suatu unsur kelas dengan unsur kelas lainnya. Didalam pemrograman JAVA terdapat dua macam modifiersaccess modifiers dan non-access modifier. Dengan menggunakan akses modifier kita bisa untuk menolak akses atau memberi akses yang lebih pada kode kita.

Class modifier

Akses modifier yang tersedia adalah public, private, dan protected. Dengan demikian top-level class(kelas utama dalam suatu kode) hanya boleh public dan default akses level. Jika tidak ada akses modifier yang ditentukan maka kelas akan diset menjadi akses default. Hanya kelas yang didalam package(direpresntasikan dalam sebuah folder, jadi dalam package yang sama adalah sama dengan berada didalam folder yang sama) yang sama yang dapat menggunakan kelas lain dengan akses default. Jika semua kelas dideklarasikan sebagai public maka semua kelas dari package yang berbeda dapat mengaksesnya.

Continue reading “Java Tutorial: Deklarasi dan akses kontrol – Part 2”

Java Tutorial: Deklarasi dan akses kontrol – Part 1

ARRAY

Array adalah objek yang dapat dibuat secara dinamis. Array dapat menyimpan beberapa variabel dengan tipe data yang sama. Variabel dapat berupa tipe data primitif atau berupa objek/kelas lainnya; array bisa  berisi array lainnya. Deklarasi variabel Array Ketika mendeklarasikan variabel array, kode membuat variabel yang dapat memegang referensi kepada objek array, bukan membuat objek array atau mengalokasikan ruang untuk elemen array. Dan perlu diingat, “HARAM” hukumnya mendefinisikan ukuran array pada saat array itu di deklarasikan(misal int a[10]; ). Untuk mendeklarasikan array hampir sama dengan mendeklarasikan tipe data biasa hanya saja ditambahan kurung siku/bracket. Contoh pendeklarasian array:

int[] i;		//array of int
byte b[];	        //array of byte
Object[] o,	        //array of Object
short s[][];	        //array of arrays of short

Continue reading “Java Tutorial: Deklarasi dan akses kontrol – Part 1”

Prak01 – Tipe Data Array

Hasil running program pada Praktikum 1 yang saya buat kira-kira seperti ini tampilannya, tapi anda tidak perlu “ngeplek” atau sama dengan ini,

CREATE YOUR OWN CODE:

--------------------------------------------
 No |  Nama/Game   | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | 6 |
--------------------------------------------
 1  |  Agus        | A | C | E | D | B | F |
 2  |  Budi        | D | D | F | C | D | B |
 3  |  Elok        | C | E | A | B | F | A |
 4  |  Fajar       | D | F | B | A | A | D |
 5  |  Gaguk       | E | F | F | A | C | C |
 6  |  Haryono     | C | E | E | B | E | E |
 7  |  Joko        | A | C | E | D | B | F |
 8  |  Kadir       | D | B | C | C | C | C |
 9  |  Naryo       | E | B | D | E | B | B |
 10 |  Puji        | B | A | B | F | A | D |
--------------------------------------------
Nama orang yang satu kelompok dalam semua permainan.
Nama            : Agus(output)
Nama            : Joko(output)
Kelompok        : ACEDBF(output)

Banyaknya kelompok dalam suatu permainan
Input Permainan: 3(input)
Jumlah Kelompok: 6(output)

Daftar siswa yang berada dalam satu kelompok tepat n kali dengan X
Nama Siswa        : Budi(input)
Frekuensi bersama : 2(input)
Daftar Siswa      : Kadir (output)

Daftar siswa-siswa yang tak pernah berada dalam satu kelompok dengan
peserta tertentu
Nama Siswa        : Budi(input)
Daftar siswa tak pernah 1 kelompok  : Agus Elok Haryono Joko Puji(output)

Continue reading “Prak01 – Tipe Data Array”